Jumat, 06 Februari 2015

Tips & Trik Menjadi Fotografer yang Sukses dan Handal

Tips & Trik Menjadi Fotografer yang Sukses dan Handal

Menjadi freelance jika diolah dengan baik ternyata dapat memberikan penghasilan yang menjanjikan. “Freelance itu fleksibel,” kata Fotografer Sueswit April, dari Sentra Digital, Surabaya, dalam Seminar Fotopreneur, seperti dikutip dari ITS online Senin (23/5/2011).

Berikut beberapa tips untuk menjadi fotografer handal dan sukses menurut Sueswit April, yang diundang sebagai pembicara dalam seminar tersebut.

1. Tingkatkan kemampuan, sebab fotografi bukan hanya asal jepret tapi penilaian terhadap hasil foto.
2. Eksplorasi teknik fotografi melalui kursus, online, atau komunitas fotografi lain.
3. Bergabung dengan banyak komunitas fotografi. Hal ini berguna untuk bertukar pengalaman maupun alat-alat fotografi, seperti lensa.
4. Tentukan konsep sebelum memotret untuk mencegah kebingungan dan efisiensi waktu dalam bekerja.
5. Manfaatkan media baik cetak maupun elektronik sebagai tempat untuk memamerkan hasil karya (foto).
6. Bentuk dan jaga citra positif terhadap klien. Tepat ketika janji temu maupun penyerahan hasil foto.
7. Sediakan backup foto lebih dari satu.
8. Jangan takut menjadi freelance.(rhs)

Sumber http://kampus.okezone.com/read/2011/05/23/370/460057/tips-jadi-fotografer-sukses-dan-handal

Revolusi Bumi

Revolusi Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Bumi mengelilingi matahari pada orbitnya sekali dalam waktu 365¼.waktu 365¼ atau satu tahun surya disebut kala revolusi bumi.

Ternyata poros bumi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi.

Revolusi ini menimbulkan beberapa gejala alam yang berlangsung secara berulang tiap tahun diantaranya perbedaan lama siang dan malam, gerak semu tahunan matahari, perubahan musim, dan perubahan penampakan rasi bintang, serta kalender masehi.
PENGARUH REVOLUSI BUMI
Revolusi bumi memberikan beberapa pengaruh yaitu:
1. Perbedaan lama siang dan malam
Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya. Peristiwa ini nampak jelas diamati di sekitar kutub utara dan kutub selatan.

Pergeseran garis edar matahari akan mengakibatkan perubahan / perbedaan lamanya siang dan malam. Pada saat-saat tertentu disuatu tempat akan mengalami malam yang lebih panjang dibanding siang demikian sebaliknya saat yang lain siang lebih lama dari malam. Di kutub Utara malam hari dapat berlangsung selama 24 jam sebaliknya pada saat yang sama di kutub selatan siang hari berlangsung selama 24 jam demikian pula sebaliknya.

Antara tanggal 21 Maret s.d 23 September

  • Kutub utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahari
  • Belahan bumi utara menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi selatan.
  • Panjang siang dibelahan bumi utara lebih lama daripada dibelahan bumi selatan
  • Ada daerah disekitar kutub utara yang mengalami siang 24 jam dan ada daerah disekitar kutub selatan yang mengalami malam 24 jam.
  • Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke utara.
  • Kutub utara paling dekat ke matahari pada tanggal 21 Juni. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke utara.
Antara tanggal 23 September s.d 21 Maret

  • Kutub selatan lebih dekat mendekati matahari, sedangkan kutub utara lebih menjauhi matahari.
  • Belahan bumi selatan menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi utara.
  • Panjang siang dibelahan bumi selatan lebih lama daripada belahan bumi utara
  • Ada daerah di sekitar kutub utara yang mengalami malam 24 jam dan ada daerah di sekitar kutub selatan mengalami siang 24 jam.
  • Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke selatan.
  • Kutub selatan berada pada posisi paling dekat dengan matahari pada tanggal 22 Desember. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke selatan.
Pada tanggal 21 Maret dan 23 Desember

  • Kutub utara dan kutub selatan berjarak sama ke matahari
  • Belahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima sinar matahari sama banyaknya.
  • Panjang siang dan malam sama diseluruh belahan bumi.
  • Di daerah khatulistiwa matahahari tampak melintas tepat di atas kepala.
2. Gerak Semu Tahunan Matahari
Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.
3. Perubahan Musim

Musim adalah salah satu pembagian utama tahun. Musim adalah hasil dari revolusi tahunan bumi mengelilingi Matahari dan kemiringan sumbu bumi relatif terhadap bidang revolusi. Di daerah beriklim sedang dan kutub, musim ditandai oleh perubahan intensitas sinar matahari yang mencapai permukaan bumi, variasi yang dapat menyebabkan hewan untuk pergi ke hibernasi atau bermigrasi, dan tanaman yang akan aktif.

Biasanya setahun dibagi menjadi 4 musim, yaitu:


  • Musim semi (vernal) / Spring

adalah satu dari empat musim didaerah nontropis, peralihan dari musim dingin ke musim panas. Dibelahan utara bumi, diperkirakan musim semi terjadi pada tanggal 21 Maret-21 Juni dan dibelahan selatan bumi, diperkirakan musim semi terjadi pada tanggal 23 September-21 Desember.

  • Musim panas (festival) / Summer

adalah salah satu musim di negara yang berhawa sedang. Tergantung letak sebuah negara, musim panas dapat terjadi pada waktu yang berbeda-beda. Di belahan utara bumi, diperkirakan musim panas terjadi pada tanggal 21 Juni- 23 September dan di belahan selatan bumi, diperkirakan musim panas terjadi pada tanggal 21 Desember- 21 Maret. Banyak negara, musim panas adalah musim liburan sekolah. Pada musim ini orang-orang suka pergi ke pantai untuk berjemur. Selain itu, pada musim panas buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan sedang pada masa pertumbuhan penuhnya.

  • Musim gugur / Autumn

adalah salah satu dari empat musim di daerah beriklim sedang, masa peralihan dari musim panas ke musim dingin.Dalam zona beriklim sedang, musim gugur adalah musim di mana kebanyakan tumbuhan dipanen atau ditunai, dan pohon deciduous melepas daun-daun mereka. Dia juga merupakan musim di mana hari-hari bertambah pendek dan dingin, dan peningkatan presipitasi di beberapa bagian dunia.Di belahan utara bumi, musim gugur dimulai sekitar pada tanggal 23 September- 21 Desember, sementara di belahan selatan bumi musim gugur dimulai sekitar pada tanggal 21 Maret- 21 Juni.

  • Musim dingin (musim salju) / Winter

adalah musim yang paling dingin di bumi. Merupakan salah satu dari 4 musim di negeri-negeri yang beriklim subtropis dan sedang. Di belahan utara bumi, musim dingin dimulai sekitar pada tanggal 21 Desember- 21 Maret, sementara di belahan selatan bumi musim dingin dimulai sekitar pada tanggal 21 Juni- 23 September.
Di Indonesia merupakan daerah tropis maka dari itu di Indonesia hanya terdapat 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan.

  • Musim kemarau

adalah musim di daerah tropis yang dipengaruhi oleh sistem muson. Musim kemarau dikenal sebagai musim kering. Untuk dapat disebut musim kemarau, curah hujan per bulan harus di bawah 60 mm/bulan (atau 20 mm per dasarian) selama tiga dasarian berturut-turut. Selain di Indonesia negara-negara yang sering mengalami musim ini adalah wilayah tropika di Asia Tenggara dan Asia Selatan, Australia bagian timur laut, Afrika, dan sebagian Amerika Selatan.

  • Musim hujan

adalah musim dengan ciri meningkatnya curah hujan di suatu wilayah dibandingkan biasanya dalam jangka waktu tertentu secara tetap. Musim hujan hanya dikenal di wilayah yang iklim tropis. Musim hujan dianggap mulai terjadi apabila curah hujan dalam tiga dasarian berturut-turut telah melebihi 100 mm/m2 per dasarian dan berlanjut terus.

  • Musim pancaroba

adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu antara musim hujan dan musim kemarau. Masa pancaroba biasa ditandai dengan tingginya frekuensi badai, hujan yang sangat deras disertai guruh, serta angin yang bertiup dengan kencang. Pada masa pancaroba biasanya orang yang menderita penyakit saluran pernafasan atas, seperti pilek atau batuk, relatif meningkat. Masa ini juga banyak ditandai dengan perilaku khas beberapa hewan dan tumbuhan.
4. Perubahan Kenampakan Rasi Bintang

Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain.
Kita yang berada di bumi hanya dapat melihat bintang pada malam hari. Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah. Berarti rasi bintang yang nampak dari bumi juga berubah.
5. Kalender Masehi
Berdasarkan pembagian bujur, yaitu bujur barat dan bujur timur, maka batas penanggalan internasional ialah bujur 180o , akibatnya apabila di belahan timur bujur 180o tanggal 15 maka di belahan barat bujur 180o masih tanggal 14, seolah-olah melompat satu hari.
Hitungan kalender masehi berdasarkan pada kala revolusi bumi, di mana satu tahun sama dengan 365 ¼ hari. Kalender masehi yang mula-mula digunakan adalah kalender Julius Caesar atau kalender Julian. Kalender Julian berdasarkan pada selang waktu antara satu musim semi dengan musim semi berikutnya di belahan bumi utara. Selang waktu ini tepatnya adalah 365,242 hari atau 365 hari 5 jam 48 menit 46 sekon.

cc: http://softilmu.blogspot.com/2014/07/revolusi-bumi.html

Belajar Bahasa Thailand

Rabu, 25 April 2012

Belajar Bahasa Thailand


Bahasa Thailand
1. Sawaddi Kab/Kha = Salam
Sawaddi Kab/Kha merupakan salam jika bertemu seseorang dan tidak bergantung pada waktu. Bisa berarti selamat pagi, siang,sore atau malam. Menurut saya sawaddi kab/kha, seperti Assalamualaikum wr.wb. Kab diucapkan laki2 dan Kha untuk perempuan.
2. Khob Khun Kab/Kha = Terima Kasih
3. Khun = Bapak/Ibu, digunakan untuk memanggil nama depan orang dengan sopan, seperi Pak Suchai=Khun Suchai
4. Phi/Nong = Kakak/Adik
5. Sabai dii Mai = Apa kabar, arti harfiahnya sabai (senang) dii (bagus) mai (gak)?
6. Khotob kha/kab = permisi/maaf (excuse me)
7.  Yin dii tii dai ruu jak = senang bertemu anda
8. Mai Ao = tidak mau
9. Arai = Apa? (Ada apa)
10. Thao Arai = Berapa (harga) –> untuk berbelanja
11. Angka : 1 = neng , 2 = song , 3 = sam, 4= si, 5=ha, 6=ho, 7 = ced, 8 = ped, 9 = kao, 10 =sib, 11=sib ed, 12= sib song, 13=sib sam, 20 = yii sib, 21=yii sib ed, 22 = yii sib song, 30=sam sib, 31=sam sib ed,32=sam sib song, 100=neung roi, 200=song roi,1000=neng phan, 10.000=neng meun, begitu seterusnya.
PELAJARAN 1
 

Jam Pertama = Chuamong Thi Neng
Saya = Phom,Kra'phom,Chan,Di'chan
Anda = Ther, Khun
adik perempuan = Norng Saw
Dia = Khao
Nama = Che
Paman = Khun, Naai
Kita = Rao
Bibi= Khun, Narng Saw
Sepupu Bapak = Lung,Naa', Aa
Tuan = Than
Saudara Ibu = Paa , Naa
Keponakan = Narng
Suami = Saami
Mereka = Khao Thang Lai
isteri = Phanraya
Aku = Ku
isteri muda = Mia Noi
Kamu = Meng
isteri tua = Mia Luang
Ayah (Bapa) = Bi'da (phao)
Anak = Look
Bonda (ibu) = Manda (mae)
Anak Saudara = Larn
Abang/kakak = Phee
Anak Dara = Look Saw
Adik = Norng
Anak tiri = Look Liang
Abang ( L) = Phee Cha
anak kunci = Look kunchae
Kakak (P) = Phee Saw
anak menantu (L) = Look kheghey
Adik (L) = Norng Chai
anak menantu (P) = look Sa'phaii
Bapa Mertua = Pho kheghey
ibu mertua = Ma kheghey
Abang ipar = Phee kheghey
kakak ipar = Phee Sa'phaii
Adik ipar = Norng kheghey
Bapa tiri = Pho Liang
Ibu tiri = Mae Liang
Pondan = Kra'theghey
Anak lelaki = Look chai
anak perempuan = Look Saw
Anak yatim = Look Kampraa Look liang
Waris = jart
Saudara = Phee norng
Orang = khon
Orang Muda (L) = Khon nun
Orang tua = Khon kae
Orang lain = Khon een
Gadis/perawan = Saw
Orang ini = Khon nee'
Tiap Tiap orang = thuk thuk khon
Orang itu = khon nant
awaddi krab/kha = selamat sejahtera ( "krab/khab" ditutur oleh pria dan "kha" ditutur oleh wanita)
Selamat Pagi = Arun Sawad
Selamat Malam = Ratree Sawad
Selamat Tinggal = La korn
Apa Kabar? = Sabai di Mai?
Kabar Baik = Sabai di
Terima Kasih = Khob Khun
Terima Kasih (diucap oleh lelaki) = Khob Khun Krab (ada kalanya disebut Khob Khun Khab)
Terima Kasih (diucap oleh perempuan = Khob Khun Kha
Anda tinggal di mana? = Khun ju thi nai 
Anda dari mana? = Khun ma chak nai
Bolehkah anda menggunakan  bahasa Thai? = Khun phud phasa Thai dai mai?
Ya (diucap oleh lelaki) = Krab/Khab
Ya (diucap oleh perempuan = Kha
Ya = Chai
Boleh = Dai
Tidak = Mai
Tidak boleh = Mai Dai
pergi = Peai/pai
mari = Ma
Makan = Kin
Minum = Deum
Beritahu = Bouk/Bok
Tahu = Roou (lalau bahasa bm disebut 'ru')
Tidak Tahu = Mai Roou
Tidak Pandai = Mai Pen
Mau = Aw/Ao
Tidak Mau = Mai Aw
Di mana? = Thi nai?
Bila = Mea rai
Siapa = Khrai
Apa = Arai
kedai = Rarn
Jalan = Thanon
Rumah = Ban
Wang = ngen
Market = Talat
Ini Berapa? = Ni thau rai?
Itu Berapa? = Nan thau rai?
Mahal = Pheng
Murah = Thook
Banyak = Mak Mak (kalau nak ucap terima kasih byk2, ucap la "Khob Khun Mak Mak")
Sedikit = Nid Noi
Senyum = Jim (kalau nak suruh awek senyum sikit, korang cakap la "Jim Noi")
saya (ditutur oleh wanita) = chan
saya (ditutur oleh pria) = phom
cinta = rak
Suka = chob
kamu = ther
saya cintakan kamu = chan/phom rak ther
saya suka anda = chan/phom chob ther kamu/anda= Khun
Dia = Khau
PELAJARAN 2

Jam kedua = Chuamong thi Sorng

Waktu , Masa = Wela
Jam (masa) = Chuamong
Jam = Na'lika
Jam Tangan = Na'lika khome
Saat = Wi'nathi
Menit = Nathi
Berapa menit = Kee nathi
Berapa jam = Kee chuamong
Hari = Wan
Minggu = Sap pda
Bulan = Deghn
Tahun = Phee
Setengan tahun = Khreng Pee
Abad = Sattawat
Abad Kedua puluh = Sattawat thi Jee-sib
pagi = arun, Chao ( ten chao)
Tengahari = Klang Wan (Ton Thiang)
Petang = Bai (Ton Bai) . Ton Jon
Petang hari (Senja) = Hua kham (Ton Kham)
Malam = Khern
Tengah malam = Klang khern
Larut Malam = Dek
Pukul = Tee
Pukul berapa = Tee thao rai
Esok = Phrung nee
Hari ini = Wan nee'
Hari itu = Wan nant
Kemarin = Megha wan nee;
Lusa = Ma' ren nee'
Hari depan = Wan naa
Akhir = Sud thaii
Hari akhir = Wanb Sud thaii
Pagi hari esok = Chao wan phrung nee'
Petang hari esok = Ton jen wan phrung nee'
Peluang = Okard
Peluang baik = Orkad dee
PELAJARAN 3

Jam ketiga = Chuamong Thi Sarm

Hari Sabtu = Wan Sao
Hari ahad = Wan Arthit
Hari Isnin = Wan Chant
Hari Selasa = Wan Angkhaan
Hari Rabu = Wan phut
Hari Khamis = Wan Pha' re'hat
Hari Jumaat = Wan suk
Hari cuti = Wan Jud Ngan
Hari Kelepasan am = Wan jud rachakarn
Hari Tahun Baru = Wan pee mai
PELAJARAN 4

Jam Keempat = Chuamong thi Sie

Bulan = Deghan
Bulan Januari = Deghan Mak Krakhom
Bulan Februari = Deghan khumphaphan
Bulan March = Deghan Mee nakhom
Bulan April = Deghan Mesayon
Bulan Mei = Deghan Pre saphakom
Bulan Juni = Deghan Mee thu' nayon
Bulan Juli = Deghan karak kdakhom
Bulan Agustus = Deghan Siang ha khom
Bulan September = Deghan Kan yayon
Bulan Oktober = Deghan Tu'la korn
Bulan November = Deghjan Pre sachik kayon
Bulan Desember = Deghan Thanwakhom
PELAJARAN 5

Jam ke lima : Chuamong thi haa

Warna : see
Warna merah : see daeng
Warna kuning : see Leghang
Warna biru : see Naamngen
Warna biru muda : see Faa
Warna hitam ; see dam
Warna kelabu : see thau
Warna hijau : see khiaw
Warna muda (lembut): see orn
Warna puteh : see khaaw
Warna ungu : see muang
Warna jambu : see chompu
Warna koko : see koko
Warna cerah : see chaeng
Warna gelap : see merd
PELAJARAN 6

Jam ke enam : Chuamong Thi Hok

Ini : Nee'
Itu : Nant
Di sini : Thi Nee
Di sana : Thi Nont
Di situ : Thi Nant
Di mana ? : Thi Naii ?
Apa? : A'arai ?
Itu apa? : Nant a'arai?
Bila ? : Megharai ?
Siapa ? : Khrai ?
Buat apa ? : Tham a'arai ?
Kenapa ? : Tham mai?
Ya (jawaban) : Chai
Ya (Jawaban lelaki) : Khrab
Ya (jawaban perempuan) : Khah
Bukan : Mai Chai
Tidak : Mai, Plao
Sekarang : Diaw nee
Yang lepas : Thi Pharm maa
Lepaskan : Ploi
Ada : mee
Tiada ; mai mee
Ada urusan ; mee thu' ra'
Ada hal ; mee reghang
Tiada apa apa ; mai mee a'arai
Ada sedikit sahaja ; mee lek noi thaunant
Sudah ; Sed laew
Belum sudah ; Yang mai sed
Sudah selesai ; Sed riabroi laew
Sudah habis ; Mod laew
Masih ada lagi ; yang mee eik
PELAJARAN 7

Jam ketujoh : chuamong thi ched

Tubuh (badan) : Rang kai
Rambut : Sent phom
Kepala : Hua (sisa')
Telinga : Hoo
Lidah : Lint
Mata : Taa
Biji mata : Look taa
Hidong : Chmook
Pipi : Kaem
Dagu : Kharng
Lubang : Roo
Lubang hidung : Roo chmook
Lubang telinga : Roo hoo
Tengkak/leher : Kho
Tangan : Me'
Lengan : Khaen
Tangan kiri : me' saii
Tangan kanan : me' khwa
Jari : Niw'
Jari tangan : Niw' me'
Jari kaki : Niw' thaw
Kaki : Thaw, khaa
Ibu jari : Hua mae me
Jari telunjuk : Niaw chee'
Jari tengah : Niw klang
Jari manis : Niw narng
Jari kelingking : Niw koi
Siku : sork
Perut : Thong
Dada : ok , naa ok
Tulang : kra'doo
kepal : kam me'
tulang belakang : kra dook sanlang
PELAJARAN 8

Jam ke lapan : Chuamong Thi Paed

Antar ; song
Buat ; Tham
Buat apa? ; Tham a'arai?
Bangun ; luk ken
Bangun tidur ; tern norn
Berdiri ; Jern
Bercakap ; Phood
Berbual ; khuai
Makan ; kin
Minum ; Derm
Menelan ; kelen
Tidur ; Norn
Turun ; Long
Naik ; Ken
Bergerak ; Khleghan wai
Menangis ; Rong hai
Sarapan ; Rab pra'tharm
Senyum ; Jim
Ketawa ; Hua ro'
Tolong ; Chuai
Cegah ; Pongkan
Sepak ; Tek
Sepak bola ; Tek futboln
Tolak ; phlak
Tarik : Deng
Duduk ; Nang
Kejar ; Jik
Halau ; Lai
Jatuh ; Tok, Lon
Bersetuju ; Jin dee,Tok Long
Lompat ; kra'dord
Lompat tinggi : kra'dord soong
Lompat jauh ; kra'dord klai
Pukul ; Tee
Tampar ; Tob
Tampar muka ; Tob naa
Tengok ; Doo
Menonton ; Chom
Mengigit ; Kad
Tunduk ; Kom
Tunduk hormat ; khorng
Nampak ; Hen
Mau ; Tong karn, Au
Hendak ; Au , Tong karn
PELAJARAN 9:

Ambil : Jib, Au
Angkat ; Jok
Ajar : sorn
Pergi : pai
Mari/datang : maa
C0ba : Long, Thod long
Memasak ; Hung
Cari ; Haa
Sembah ; Wai
Berenang ; Wai naam
Lulur; Jen hai
Pikul ; harm, baek
Hisap ; Soob
Tiup ; Pao
Hisab (maths) ; Khid
Sedut ; Dood
Suka (berkenan) : Chorb
Cinta ; Rak
Sukahati ; gembira
Lahir/beranak ; Kerd, khlod
Hidu ; Dom, Horm
Kucup ; choob
Dukacita ; Sia chai
Sakithati ; Cheb chai
Cium ; Horm
Tumbuk ; Toi, chok
Jemput /persilakan : Chern
Panggil ; Riak
Lambai tangan ; Bork me'
Beritahu ; Bork, Chaeng
Istihar ; Pra' kard
Pegang ; Te chab
Tangkap ; Chab
Panjat ; Peen
Marah ; Krot
Benci ; Kliad
Dengki ; itcha
Tulis ; khian
Baca ; Arn
Baca buku ; Arn nangse'
tandatangan ; Sen che'
Buang air kecil ; Pat sawa/Jiaw
Buang air besar ; thaiujjara'
Buka ; Perd
Pelajaran 10

Tutup : Pid
Tarik ; Deng
Keluar ; Ork
Masuk ; khao
Lari ; wing
Lari pantas ; wing rew
Lari (elak diri) ; Hni, leek
Cepat ; Rew
Segera ; Duan
Lambat lambat : chaa' chaa'
Lewat ; Saai
Datang lewat ; maa saai
Perlahan ; koi
Perlahan lahan ; koi koi
Bising ; siang dang
Rasa ; Roo' sek
Rasa dukacita ; Roo'sek sia chai
Bisik ; Kra'sib
Basuh ; Laang
Cuci ; sak
Basuh tangan ; Laang me
Cuci baju ; Sakj segha
Senyap ; Ngiab
Sunyi ; Ngau
Notis ; Pra'kard
Amaran ; Ra'wang
Larang ; Ham
Dilarang masuk ; Ham khao
Sila keluar ; Chern ork
Jangan ; Jaa
Kemalangan ; U'bat tahet
Kemalangan jalan raya : U'bat tahet bon thanon
Mati ; Taai, sia chiwit
Hidup ; mee chiwit
Mati lemas ; Taai chom naam
Berjalan ; Dern
Terbang ; Bin
Kapak terbang ; Khreghang bin
Melayang ; Loi
Melayang atas udara : Loi bon aakard
Mengalir ; Hlai
Lontar ; Khwaang
Meludah air lior ; Thui naam lai
Tembak (pistol) : Jing
Buang ; Thing
Kena tembak ; thook jing
Campak ; Jorn
Cinta : rak
Cinta pada awak : Rak khun, Rak ther
Percintaan ; khwaan rak
Berkahwin ; Taeng ngan, Som rod
Bercerai ; Ja
Berpisah ; Lerkkan
Ikut ; Tarm
Sambung ; To
Menjahit ; Jeb
Mengkuti ; Tidtarm
Suroh/arah ; Sang
Guna/pakai ; Chaii
Bayar ; Chai,Sia
Beli ; segh
Upah ; Chang
Timbang/berat ; Chang
Ambil upah ; Rab chang
Borong/Kontrak ; Mao
Kamsap(Vocabulary)

Wan : Hari
Wan-aa-tiit : Minggu
Wan-jan : Senin
Wan-angkaan : Selasa
Wan-put : Rabu
Wan-pa-ru-hat(sa-boo-dii) : Kamis
Wan-suk : Jum"at
Wan-sao : Sabtu
Wan-yut : Libur
Sao-aa-tiit : Malam Minggu
Duan : Month
Ma-ga-raa(kom) : January
Gumpaa(pan) : February
Mii-naa(kom) : March
Mee-saa(yon) : April
Prutsa-paa(kom) : May
Mi-tu-naa(yon) : June
Ga-ra-ga-daa(kom) : July
Sing-haa(kom) : August
Gan-yaa(yon) : Sepetember
Dtu-laa(kom) : October
Prutsa-ji-gaa(yon) : November
Tan-waa(kom) : December
Ngaan : Bekerja
Fang : mendengarkan
Kui : berbicara,chatting
Pop/Jaa : Bertemu,menemukan
Nang : Duduk
Yuun : Berdiri
Deen : Berjalan
Wing : Berlari
Suu : membeli
Kaai : Menjual
Roong : Bernyanyi
Dten : Menari
Len : Bermain
Kap : Mengemudi
Kii : To ride
Dtok : To fall

Jamnuan:Nomor
0: Suun             11: Sip-et
1: Nung             12: Sip-song
2: Song              15: Sip-haa
3: Saam             20: Yii-sip
4: Sii                   21: Yii-sip-et
5: Haa                40: Sii-sip
6: Hok                45: Sii-sip-ha
7: Jet                  100: Nung-roy
8: Pet                  1000: Nung-pan
9: Gaao               10000: Nung-muun
10: Sip                 100000: Nung-suun

Conversation:
Woman : Sa-watdii ka   (Hello)
Man       : Sa-watdii khrap   (Hello)
Woman : Chan chu kiki. Kun chu a-rai ka?
(My name kiki, what is your name?)
Man       : Pom chuu Adam khrap.(My name)

cc: http://auliyasakha.blogspot.com/

Pendidikan di Indonesia

Pendidikan di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini adalah bagian dari seri
Pendidikan di Indonesia
Logo Tut Wuri Handayani.svg
Pendidikan anak usia dini
Taman kanak-kanak
Raudatul athfal
Kelompok bermain
Pendidikan dasar (Kelas 1-6)
Sekolah dasar
Madrasah ibtidaiyah
Kelompok belajar Paket A
Pendidikan dasar (Kelas 7-9)
Sekolah menengah pertama
Madrasah tsanawiyah
Kelompok belajar Paket B
Pendidikan menengah (Kelas 10-12)
Sekolah menengah atas/kejuruan
Madrasah aliyah/kejuruan
Kelompok belajar Paket C
Pendidikan tinggi
Perguruan tinggi:
Akademi
Institut
Politeknik
Sekolah tinggi
Universitas
Pendidikan di Indonesia adalah seluruh pendidikan yang diselenggarakan di Indonesia, baik itu secara terstruktur maupun tidak terstruktur. Secara terstruktur, pendidikan di Indonesia menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud), dahulu bernama Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Depdiknas). Di Indonesia, semua penduduk wajib mengikuti program wajib belajar pendidikan dasar selama sembilan tahun, enam tahun di sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah dan tiga tahun di sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. Saat ini, pendidikan di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pendidikan di Indonesia terbagi ke dalam tiga jalur utama, yaitu formal, nonformal, dan informal. Pendidikan juga dibagi ke dalam empat jenjang, yaitu anak usia dini, dasar, menengah, dan tinggi.

Sejarah

Belanda memperkenalkan sistem pendidikan formal bagi penduduk Hindia-Belanda (cikal bakal Indonesia), meskipun terbatas bagi kalangan tertentu yang terbatas. Sistem yang mereka perkenalkan secara kasar sama saja dengan struktur yang ada sekarang, dengan tingkatan sebagai berikut:
Sejak tahun 1930-an, Belanda memperkenalkan pendidikan formal terbatas bagi hampir semua provinsi di Hindia Belanda.

Jenjang

Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

Pendidikan anak usia dini

Mengacu Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 1 Butir 14 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. o

Pendidikan dasar

Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) yaitu Sekolah Dasar (SD) selama 6 tahun dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama 3 tahun. Pendidikan dasar merupakan Program Wajib Belajar.

Pendidikan menengah

Pendidikan menengah merupakan jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar, yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) selama 3 tahun waktu tempuh pendidikan.

Pendidikan tinggi

Pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, doktor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.
Kelas Usia
Taman kanak-kanak
Kelompok bermain 4
Kelompok A 5
Kelompok B 6
Sekolah dasar
Kelas 1 7
Kelas 2 8
Kelas 3 9
Kelas 4 10
Kelas 5 11
Kelas 6 12
Sekolah menengah pertama
Kelas 7 13
Kelas 8 14
Kelas 9 15
Sekolah menengah atas/kejuruan
Kelas 10 16
Kelas 11 17
Kelas 12 18
Akademi/Institut/Politeknik/Sekolah tinggi/Universitas
Sarjana berbagai usia (selama kurang lebih 4 tahun)
Magister berbagai usia (selama kurang lebih 2 tahun)
Doktor berbagai usia (selama kurang lebih 2 tahun)

Jalur pendidikan

Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

Pendidikan formal

Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.

Pendidikan nonformal

Pendidikan nonformal paling banyak terdapat pada usia dini, serta pendidikan dasar, adalah TPA, atau Taman Pendidikan Al Quran,yang banyak terdapat di setiap mesjid dan Sekolah Minggu, yang terdapat di semua gereja.
Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya.

Pendidikan informal

Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.

Jenis

Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.

Pendidikan umum

Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bentuknya: sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).

Pendidikan kejuruan

Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Bentuk satuan pendidikannya adalah sekolah menengah kejuruan (SMK), sekolah menengah kejuruan ini memiliki berbagai macam spesialisasi keahlian tertentu.

Pendidikan akademik

Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.

Pendidikan profesi

Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi atau menjadi seorang profesional.

Pendidikan vokasi

Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diploma 4 setara dengan program sarjana (strata 1).

Pendidikan keagamaan

Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan/atau menjadi ahli ilmu agama.

Pendidikan khusus

Pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkebutuhan khusus atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk sekolah luar biasa/SLB).

Kurikulum

Jenis ilmu Mata pelajaran Jenjang (kelas)
# Nama # Nama SD SMP SMA




1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (IPA) 12 (IPA) 11 (IPS) 12 (IPS)
1 Ilmu Pendidikan 1 Agama 2
2 Kewarganegaraan
3 Jasmani dan Kesehatan
4 Teknologi Informatika dan Komunikasi
2 Ilmu Bahasa (dan Sastra) 1 Bahasa Indonesia 6 4
2 Bahasa Inggris 2
3 Bahasa Daerah 2
4 Bahasa Asing
3 Ilmu Alam 1 Matematika 6 4 6 2
2 Fisika 3 n/a
3 Biologi 3 2 3 n/a
4 Kimia n/a 3 6 n/a
4 Ilmu Sosial 1 Sejarah 2 1 3
2 Geografi 2 3 n/a 7
3 Ekonomi
4 Sosiologi n/a 2 n/a 3
5 Ilmu Seni (dan Budaya) 1 Seni Musik 1 n/a
2 Seni Rupa
3 Seni Keterampilan
4 Seni Tari
Total jam mata pelajaran 42
Jumlah mata pelajaran 13 16 13
Keterangan
  • Mata pelajaran Fisika dan Biologi tingkat jenjang sekolah dasar dan menengah pertama digabungkan menjadi Ilmu Pengetahuan Alam.
  • Mata pelajaran Ekonomi dan Geografi tingkat jenjang sekolah dasar dan menengah pertama digabungkan menjadi Ilmu Pengetahuan Sosial.
  • Mata pelajaran Seni Rupa, Seni Musik, Seni Keterampilan dan Seni Tari tingkat jenjang sekolah dasar dan menengah pertama digabungkan menjadi Seni Budaya dan Keterampilan (dahulu Kerajinan Tangan dan Kesenian).

Kurikulum 2013

Jenis ilmu Mata pelajaran Jenjang (kelas)
# Nama # Nama SD [1] SMP [2] SMA [3]




1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Ilmu Pendidikan 1 Agama 4 3 2
2 Pancasila dan Kewarganegaraan 6 2
3 Jasmani dan Kesehatan 4 2
4 Prakarya n/a 2
2 Ilmu Bahasa (dan Sastra) 1 Bahasa Indonesia 6 4
2 Bahasa Inggris n/a 4
3 Ilmu Alam 1 Matematika 6 4
2 Fisika n/a 1.5 2 n/a
3 Biologi n/a 1.5 2 n/a
4 Ilmu Sosial 1 Sejarah n/a 1 2
2 Geografi n/a 1 n/a
3 Ekonomi n/a 1 n/a
5 Ilmu Seni (dan Budaya) 1 Seni Musik 1
2 Seni Rupa 1
3 Seni Keterampilan 1 n/a
4 Seni Tari 1 n/a
6 N/A 1 Peminatan Akademik n/a 2
2 Kelompok Peminatan n/a 16
Total jam mata pelajaran 30 36 42
Jumlah mata pelajaran 6 8 10 14
Kelompok Peminatan
# Ilmu Alam Ilmu Sosial Ilmu Bahasa dan Sastra Total jam
1 Matematika Sejarah Bahasa Indonesia 4
2 Fisika Geografi Bahasa Inggris 4
3 Biologi Ekonomi Bahasa Daerah 4
4 Kimia Sosiologi Bahasa Asing 4

Waktu belajar

Sebagian besar sekolah di Indonesia memulai tahun pelajarannya pada bulan Juli. Satu tahun pelajaran dibagi ke dalam dua semester. Semester ganjil dimulai dari Juli sampai dengan Desember dan semester genap dari Januari sampai dengan Juni.
Posisi semester pada libur lebaran Semester ganjil Semester genap
Awal Berakhir Awal Berakhir
Ganjil Awal Juli Pertengahan pertama Desember Awal Januari Akhir Juni
Genap Akhir Juli Pertengahan pertama Desember Awal Januari Pertengahan pertama Juli
Tahun ajaran Semester ganjil Semester genap Liburan lebaran Liburan natal Liburan semester ganjil Liburan semester genap
21 minggu 21 minggu + 4 minggu 2 minggu 2 minggu 1 minggu 1 minggu
2013-2014 8 Jul - 14 Des 6 Jan - 28 Jun 5 Agus - 17 Agus 23 Des - 4 Jan 16 Des - 21 Des 30 Jun - 5 Jul
2014-2015 7 Jul - 13 Des 5 Jan - 27 Jun 21 Jul - 2 Agus 22 Des - 3 Jan 15 Des - 20 Des 29 Jun - 4 Jul
2015-2016 27 Jul - 19 Des 4 Jan - 26 Jun 13 Jul - 25 Jul 21 Des - 2 Jan 6 Jul - 11 Jul 28 Jun - 3 Jul
2016-2017 19 Jul - 11 Des 3 Jan - 25 Jun 5 Jul - 17 Jul 20 Des - 1 Jan 13 Des - 18 Des 4 Jul - 9 Jul
2017-2018 11 Jul - 10 Des 2 Jan - 7 Jul 20 Jun - 2 Jul
11 Jun - 23 Jun
19 Des - 31 Des 12 Des - 17 Des 9 Jul - 14 Jul
Keterangan:
  • Yang ditambah 4 minggu adalah selama libur Pra-ujian (2 kali), ujian serta libur bervariasi pada semester genap.
Jenjang Lama waktu (menit) per mata pelajaran
Prasekolah 35
Sekolah dasar 40
Sekolah menengah 45
Sekolah tinggi 50

Tingkat

Prasekolah

Dari kelahiran sampai usia 3 tahun, kanak-kanak Indonesia pada umumnya tidak memiliki akses terhadap pendidikan formal. Dari usia 3 sampai 4 atau 5 tahun, mereka memasuki taman kanak-kanak. Pendidikan ini tidak wajib bagi warga negara Indonesia, tujuan pokoknya adalah untuk mempersiapkan anak didik memasuki sekolah dasar. Dari 49.000 taman kanak-kanak yang ada di Indonesia, 99,35% diselenggarakan oleh pihak swasta[4]. Periode taman kanak-kanak biasanya dibagi ke dalam "Kelas A" (atau Nol Kecil) dan "Kelas B" (atau Nol Besar), masing-masing untuk periode satu tahun.

Sekolah dasar

Kanak-kanak berusia 6–11 tahun memasuki sekolah dasar (SD) atau madrasah ibtidaiyah (MI). Tingkatan pendidikan ini adalah wajib bagi seluruh warga negara Indonesia berdasarkan konstitusi nasional. Tidak seperti taman kanak-kanak yang sebagian besar di antaranya diselenggarakan pihak swasta, justru sebagian besar sekolah dasar diselenggarakan oleh sekolah-sekolah umum yang disediakan oleh negara (disebut "sekolah dasar negeri" atau "madrasah ibtidaiyah negeri"), terhitung 93% dari seluruh sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah yang ada di Indonesia[5]. Sama halnya dengan sistem pendidikan di Amerika Serikat dan Australia, para siswa harus belajar selama enam tahun untuk menyelesaikan tahapan ini. Beberapa sekolah memberikan program pembelajaran yang dipercepat, di mana para siswa yang berkinerja bagus dapat menuntaskan sekolah dasar selama lima tahun saja.

Sekolah menengah pertama

Sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) adalah bagian dari pendidikan dasar di Indonesia. Setelah tamat dari SD/MI, para siswa dapat memilih untuk memasuki SMP atau MTs selama tiga tahun pada kisaran usia 12-14. Setelah tiga tahun dan tamat, para siswa dapat meneruskan pendidikan mereka ke sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), atau madrasah aliyah (MA).

Sekolah menengah atas

Sebuah sekolah menengah atas negeri di Jakarta
Di Indonesia, pada tingkatan ini terdapat tiga jenis sekolah, yaitu sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah (MA). Siswa SMA dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi, sedangkan siswa SMK dipersiapkan untuk dapat langsung memasuki dunia kerja tanpa melanjutkan ke tahapan pendidikan selanjutnya. Madrasah aliyah pada dasarnya sama dengan sekolah menengah atas, tetapi porsi kurikulum keagamaannya (dalam hal ini Islam) lebih besar dibandingkan dengan sekolah menengah atas.
Jumlah sekolah menengah atas di Indonesia sedikit lebih kecil dari 9.000 buah[6].

Pendidikan tinggi

Setelah tamat dari sekolah menengah atas atau madrasah aliyah, para siswa dapat memasuki perguruan tinggi. Pendidikan tinggi di Indonesia dibagi ke dalam dua kategori: yakni negeri dan swasta. Kedua-duanya dipandu oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Terdapat beberapa jenis lembaga pendidikan tinggi; misalnya universitas, sekolah tinggi, institut, akademi, dan politeknik.
Ada beberapa tingkatan gelar yang dapat diraih di pendidikan tinggi, yaitu Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), dan Strata 3 (S3).
Jenis tingkatan Gelar
D3 Ahli Madya
D4 Sarjana
S1 Sarjana
S2 Magister
S3 Doktor

Referensi

  1. ^ [1] Kurikulum SD 2013
  2. ^ [2] Kurikulum SMP 2013
  3. ^ [3] Kurikulum SMA 2013
  4. ^ Statistik Pendidikan RI 2004-2005 http://www.depdiknas.go.id/statistik/thn04-05/TK_0405.htm
  5. ^ Statistik sekolah dasar 2004-2005 http://www.depdiknas.go.id/statistik/thn04-05/SD_0405.htm
  6. ^ Statistik sekolah menengah 2004-2005 http://www.depdiknas.go.id/statistik/thn04-05/SMA_0405.htm

Rabu, 04 Februari 2015

Letak astronomi dan kondisi geografis Thailand

Letak Astronomis dan Kondisi Geografis Thailand

Letak Astronomis dan Kondisi Geografis ThailandThailand merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara. Sesungguhnya luas Thailand jauh lebih besar dari yang sekarang kita lihat. Namun, ketika Eropa menguasai kawasan Asia Tenggara pada tahun 1800-an, Thailand dijadikan zona penyangga antara Myanmar yang dikuasai Inggris dan Prancis menguasai kawasan Indocina bagian timur. Hal itu menyebabkan Thailand kehilangan lebih dari 50% wilayahnya. Letak astronomis dan kondisi geografisnya yang tropis membuat Thailand menjadi lumbung padi bagi Asia Tenggara. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah sedikit penjelasan tentang letak astronomis dan kondisi geografis Thailand. Langsung saja kita simak selengkapnya…..

1. Letak Astronomis Thailand

Letak astronomis Thailand yaitu 5˚LU - 21˚LU dan 97˚BT – 106˚BT. Hal itu membuat Thailand berada di daerah tropis yang cocok untuk pembudidayaan sawah.

2. Kondisi Geografis Thailand

Medan di Thailand kebanyakan merupakan dataran tinggi. Sebagian besar Thailand utara terdiri dari pegunungan. Dataran rendah terdapat pada daerah di sekitar aliran sungai Chao Phraya yang mengalir ke teluk Thailand. Terdapat teluk Bangkok di sebelah selatannya. Gunung tertinggi di Thailand adalah gunung Doi Inthanon dengan ketinggian 2.565 meter diatas permukaan laut.
Pemerintah membagi Thailand menjadi enam wilayah geografis. Keenam wilayah geografis berbeda dalam hal populasi, sumber daya alam, kontur alam, dan tingkat pembangunan sosial dan ekonomi. Secara politis, Thailand terdiri dari 77 provinsi termasuk Bangkok. Penamaan provinsi disesuaikan dengan nama ibukota provinsi masing-masing.
Luas Thailand mencapai 513.120 kilometer persegi. Menjadikannya sebagai negara terluas ke-51 di dunia. Sedikit lebih kecil dari Yaman dan sedikit lebih luas dari Spanyol. Thailand memiliki panjang negara 1.609 km dan lebar 805 km.
Thailand berbatasan dengan Laos dan Myanmar di sebelah utara, dengan Malaysia di selatan, dan dengan Laos dan Kamboja di timur. Wilayah Thailand memanjang sampai ke semenanjung Malaya.


Sumber:
Judul
Alamat
1. letak astronomis negara ASEAN http://adityabersahaja.blogspot.com/2012/04/letak-astronomis-negara-asean.html
2. Geography of Thailand http://en.wikipedia.org/wiki/Geography_of_Thailand
3. Thailand http://en.wikipedia.org/wiki/Thailand
4. Thailand http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand
5. Deskripsi Negara Thailand http://glekhoba.blogspot.com/2010/10/deskripsi-negara-thailand.html